We PROVE it...
Disaat orang lain sibuk dengan bunga tidurnya, kami berempat harus bangun, mandi dan bersiap2 untuk memulai petualangan kami. Dengan berbekal tekad dan nekat yang kuat kami pun berencana berkumpul jam 04.30 di pintu keluar terminal Bungurasih. Kebimbangan pertama yang terjadi saat itu yaitu di tangan kami tidak ada selembar tiket apapun untuk memulai perjalanan, kereta atau bus, suatu pilihan yang sulit namun ternyata Tuhan masih berpihak pada kami sehingga tiket kereta api pun kami dapatkan, yah walaupun satu stasiun kedepan kami menjadi penumpang ilegal.
tet... tepat pukul 05.30 saya, mb Rosa, mb Sari dan Tian memulai perjalanan dengan menaiki kereta seharga Rp. 5.500, banyak cerita. banyak jepret-jepret sana sini, keusilan pun terjadi, menjadi salah satu coretan warna dalam kehidupan kami saat itu. Seharusnya tiket berhenti di St. Singosari, tapi kami malah jadi penumpang ilegal asal bisa berhenti di st. Kota Baru Malang agar bisa melanjutkan perjalanan ke JP 2 (*baca : Jatim Park 2). BIMBANG! itu yang saya rasakan tatkala kembali mendengar kalimat JP 2. Gimana tidak, sudah hampir 5 kali saya kesana, jika saya mengikuti trip ii lagi bakal menjadi perjalanan ke 6 yang saya lakukan untuk menjelajah JP 2. Namun akhirnya saya pun mengikuti perjalanan tersebut. Setelah berhenti di St. Kota Baru Malang, kamipun melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum hingga dua kali untuk sampai di JP 2.
Rasanya itu loh yang bikin kaya wong NDESO!! wkwkwkwk,, ndak tahu jalan, sok-sokan berangkat dengan mengandalkan cerita dari internet, dan mulai SKSD pada semua orang yang ditemui hanya untuk mendapatkan informasi bagaimana bisa sampai k JP 2. Tapi itulah serunya berpetualang, nilai plus dan applause lah ya buat kita berempat *memuji diri sendiri* 
Sesampainya di JP 2 kami memilih untuk membeli tiket terusan JP 2 dan eco Green Park. Pokok e mlaku-mlaku lah intine. Jepret sana jepret sini, action, bergaya, intinya selalu diabadikan. Mulai dari perjalanan di Eco Green Park, Batu Secret Zoo, hingga museum satwa. Liat satwa, mencoba permainan yang di sediakan, foto-foto, teriak-teriak, hingga mual pun dan dikeluarkan kembali isi dalam perut pun sudah dilakoni 
Matahari pun segera kembali ke peraduan, membuat kami segera bergegas untuk kembali ke rumah kami masing-masing. Dan perjalanan pulang pun kami tempuh dengan menggunakan bus.
Capek, lelah, ngantuk, sudah campur kaya gado-gado siap disajikan. Namun diatas semua itu, kepuasaan, kebanggaan, kebersamaan dan sukacita menempati posisi tertinggi bagi lembar petualangan kami. Bukan lagi perjalanan GJ seperti orang katakan, namun perjalanan yang LUAR BIASA dan kami buktikan itu bahwa kami BISA.
Di tunggu petualangan nge'GEMBEL selanjutnya ya kawan-kawan. Semoga tidak pernah ada rasa kapok untuk mencoba hal-hal baru.




mantap...hahahahha....
BalasHapusmari qt ber-gejeh lagi...
di tunggu ajakan gejeh selanjutnya,, hahahaha
Hapus